Strategi Guru dalam Mengembangkan Kreativitas Seni Rupa Tiga Dimensi Siswa di Min Sibuhuan
Keywords:
Teacher Strategy; Student Creativity; Three-Dimensional Art; Project-Based Learning; Elementary SchoolAbstract
This study aims to analyze the development of three-dimensional art creativity of fifth-grade students and describe teacher strategies in developing three-dimensional art creativity at MIN Sibuhuan. This study uses a qualitative descriptive method. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving teachers and fifth-grade students of MIN Sibuhuan as informants. Data were analyzed qualitatively through the process of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the three-dimensional art creativity of fifth-grade students of MIN Sibuhuan is in the good category. Students have demonstrated the ability to understand the basic concepts of three-dimensional art, have imagination in their work, and are able to utilize various materials to produce works. However, there are still obstacles such as limited learning media, lack of appreciation space, and low originality of some students. Teacher strategies in developing creativity are carried out through project-based learning, contextual approaches, utilization of natural and recycled materials, providing freedom of expression, mentoring as facilitators, and the application of holistic assessment. Although there are obstacles such as limited time, facilities, and student self-confidence, the strategies implemented are able to encourage students' creativity, independence, and courage in expressing themselves. In conclusion, participatory, contextual, and creative process-oriented learning strategies contribute positively to the development of students' three-dimensional fine arts creativity at MIN Sibuhuan.
References
Anggun, R. P., Rengganis, I., & Magistra, A. A. (2024). Analisis kreativitas seni dalam membuat kriya 3 dimensi dari barang bekas pada mata pelajaran SBdP (seni rupa) siswa kelas IV sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 9(1), 48–54.
Aprilia, D. (2023). Penerapan model project based learning dalam pembelajaran seni rupa untuk meningkatkan kreativitas siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Seni dan Budaya, 8(2), 121–133.
Ayu Anggraini, I., Sunaryo, & Kurniawan, Y. E. (2022). Analisis kreativitas siswa dalam membuat kriya 3 dimensi dari barang bekas pada mata pelajaran SBdP kelas IV SDN Saga V Balaraja Kabupaten Tangerang. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 11998–12003.
Dinna Aulia, & Mahmudah, I. (2024). Pengalaman guru dalam menerapkan pembelajaran seni rupa untuk anak kelas I di MIN 2 Palangka Raya. Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan, 2(2), 148–159.
Fitria, R. (2023). Pemanfaatan bahan bekas sebagai media pembelajaran seni rupa untuk meningkatkan kreativitas siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 55–66.
Hasanah, N. (2022). Strategi guru dalam pembelajaran seni budaya dan prakarya di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 4210–4219.
Kamaril, C. (2007). Pendidikan seni rupa/kerajinan tangan. Jakarta: Universitas Terbuka.
Kurnia, A. H., & Putra, L. D. (2022). Strategi guru dalam menumbuhkan kreativitas peserta didik pada pembelajaran jarak jauh di SD N Kalikutuk Sentolo. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 6(2), 1–8.
Lowenfeld, V., & Brittain, W. L. (1982). Creative and mental growth (7th ed.). New York: Macmillan Publishing.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mu'limun, & Hari, R. A. C. (2020). Penelitian tindakan kelas: Teori dan praktek. Yogyakarta: Ganding Pustaka.
Munandar, U. (2012). Pengembangan kreativitas anak berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.
Nuraeni, Y., Sholikha, S., Wulandari, N. P., Romli, M. E., & Baiti, W. N. (2025). Peran guru dalam mengembangkan kreativitas kelas V melalui kegiatan seni di SD. Jurnal Yudistira: Publikasi Riset Ilmu Pendidikan dan Bahasa, 3(1), 1–12.
Pamadhi, H. (2014). Ruang lingkup seni rupa anak. Jakarta: Universitas Terbuka.
Pramudya, A. P. L., & Wijayanti, O. (2024). Strategi guru dalam mengembangkan pembelajaran seni rupa menumbuhkan kreativitas siswa kelas IV di SD Negeri 2 Sokaraja Kulon, Banyumas. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 4(2), 639–652.
Read, H. (1958). Education through art. London: Faber and Faber.
Rohidi, T. R. (2011). Metodologi penelitian seni. Semarang: Cipta Prima Nusantara.
Saat, S. (2020). Pengantar metodologi penelitian: Panduan bagi peneliti pemula. Makassar: Pusaka Almaida.
Salma, F. (2021). Pengembangan kreativitas seni rupa siswa melalui pembelajaran berbasis proyek di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6(2), 89–100.
Sarasehan, Y. (2020). Pengembangan seni rupa tiga dimensi untuk anak. Nanaeke: Indonesian Journal of Early Childhood Education, 3(1), 28–36.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Sumanto. (2006). Pengembangan kreativitas seni rupa anak sekolah dasar. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Susanto, M. (2011). Diksi rupa: Kumpulan istilah dan gerakan seni rupa. Yogyakarta: DictiArt Lab & Djagad Art House.
Ulya, N. I., & Zatadini, G. I. (2024). Analisis kebijakan dan penerapan censorship pada koleksi di perpustakaan sekolah MAN 1 Tulungagung. Jurnal Perpustakaan dan Informasi, 18(1), 1–23.
Wulandari, A. (2022). Pengembangan kreativitas anak melalui pembuatan karya seni rupa tiga dimensi di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 6(4), 601–610.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Arfin Hasibuan, Ummi Salamah Nasution, Lina Mayasari Siregar (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











